BADUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi berkelanjutan dengan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Program Eco Entrepreneurship Hub 2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan pada Jumat, 13 Maret 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Undhira, Dalung.
Inkubasi Bisnis Berbasis Kelestarian Lingkungan
FGD ini difokuskan pada perancangan ekosistem kewirausahaan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam model bisnis mahasiswa dan sivitas akademika. Program Eco Entrepreneurship Hub dirancang untuk menjadi wadah inkubasi bagi ide-ide bisnis yang tidak hanya mengejar nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Tim LPPM berperan aktif dalam memberikan masukan terkait kerangka riset dan hilirisasi produk inovatif agar dapat diadaptasi menjadi unit usaha yang mandiri. Hal ini sejalan dengan upaya universitas dalam menciptakan lulusan yang memiliki jiwa entrepreneurship sekaligus kesadaran ekologis yang tinggi.
Sinergi Lintas Sektoral di Kampus
Diskusi intensif ini melibatkan berbagai elemen internal untuk menyatukan visi mengenai kurikulum pendampingan, skema pendanaan inovasi, serta jaringan pemasaran bagi produk-produk ramah lingkungan yang akan dihasilkan. Keterlibatan LPPM dalam forum ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap unit bisnis yang lahir dari hub ini memiliki landasan ilmiah yang kuat dan relevan dengan kebutuhan pasar hijau saat ini.
Pihak universitas menekankan bahwa program ini merupakan respons nyata terhadap tantangan perubahan iklim dan pergeseran tren pasar global yang kini lebih berpihak pada produk berkelanjutan. Dengan adanya Eco Entrepreneurship Hub, Undhira diharapkan dapat menjadi pelopor dalam mencetak wirausaha muda yang solutif bagi isu-isu lingkungan di Bali dan sekitarnya.
Target Capaian Tahun 2026
Melalui FGD ini, telah tersusun peta jalan (roadmap) pelaksanaan program untuk satu tahun ke depan, mulai dari tahap seleksi ide inovatif hingga proses pendampingan menuju pemasaran produk. Tim LPPM akan terus mengawal proses ini guna menjamin bahwa semangat kewirausahaan lingkungan tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memulai tahap sosialisasi program kepada seluruh mahasiswa guna menjaring talenta-talenta inovator hijau berbakat di lingkungan kampus.






