DENPASAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “KKN Literasi dan Inklusi Keuangan” yang diselenggarakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali pada Jumat, 20 Februari 2026. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyinkronkan program pengabdian mahasiswa dengan upaya peningkatan pemahaman finansial masyarakat di Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan regulator keuangan guna memastikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki dampak nyata dalam memperluas akses keuangan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Optimalisasi Peran Mahasiswa sebagai Agen Literasi

Dalam diskusi tersebut, fokus utama pembahasan adalah bagaimana membekali mahasiswa dengan materi literasi keuangan yang komprehensif sebelum mereka terjun ke lapangan. Dengan demikian, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program fisik, tetapi juga berperan sebagai agen edukasi yang mampu memberikan pemahaman tentang manajemen keuangan, bahaya investasi ilegal, hingga pemanfaatan produk jasa keuangan digital yang aman.

Pihak LPPM Undhira menyampaikan bahwa integrasi literasi keuangan ke dalam program KKN sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi pascapandemi. Sinergi dengan OJK Bali diharapkan dapat memberikan standarisasi materi edukasi sehingga pesan yang disampaikan mahasiswa kepada masyarakat tetap akurat dan terukur.

Kolaborasi Strategis dan Inklusi Keuangan

Melalui forum ini, beberapa poin kerja sama yang dibahas mencakup penyusunan kurikulum pembekalan khusus bagi peserta KKN dan pemanfaatan data daerah yang memerlukan prioritas inklusi keuangan. OJK Bali menyambut baik keterlibatan aktif LPPM Undhira dalam mendukung program nasional untuk mencapai target inklusi keuangan yang lebih tinggi melalui pendekatan pengabdian masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai mekanisme pelaporan hasil edukasi keuangan yang dilakukan oleh mahasiswa, agar data tersebut dapat digunakan sebagai landasan kebijakan pengembangan ekonomi daerah di masa depan.

Komitmen Berkelanjutan

Kehadiran LPPM Undhira dalam FGD ini menegaskan komitmen universitas dalam menghasilkan lulusan yang peduli terhadap isu-isu krusial di tengah masyarakat, salah satunya adalah kesejahteraan finansial. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut menjadi program rutin yang melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan.

Acara ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan koordinasi teknis lebih lanjut mengenai jadwal pembekalan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN pada periode mendatang.

Perkuat Sinergi Akademis dan Finansial, LPPM Undhira Hadiri FGD KKN Literasi Keuangan di OJK Bali