JAKARTA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menghadiri undangan penting dari Direktorat Jenderal Diseminasi dan Pemanfaatan IPTEKS, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Diktisaintek) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan bertajuk “Repertoar Diseminasi IPTEKS” ini dilaksanakan secara luring (offline) bertempat di gedung pertemuan kementerian, Jakarta.

Kehadiran delegasi LPPM Undhira dalam forum ini bertujuan untuk mendalami mekanisme terbaru serta prioritas strategis pemerintah terkait skema pendanaan riset terbaru, yakni Resona Saintek dan Tera Saintek.

Mendalami Skema Resona dan Tera Saintek

Pertemuan ini menjadi ajang sosialisasi intensif mengenai tata cara pengusulan dan target luaran dari dua skema unggulan tersebut. Skema Resona Saintek diarahkan pada penguatan riset dasar yang memiliki daya resonansi tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, sementara Tera Saintek difokuskan pada hilirisasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna berskala luas.

Perwakilan LPPM Undhira yang hadir dalam pertemuan tersebut mencatat bahwa kebijakan terbaru kementerian menekankan pada pentingnya riset yang tidak hanya berhenti pada laporan akhir, tetapi mampu didiseminasikan secara efektif kepada sektor industri maupun masyarakat pengguna.

Strategi Akselerasi Riset Undhira

Partisipasi aktif secara luring ini memberikan kesempatan bagi LPPM Undhira untuk berdiskusi langsung dengan para pembuat kebijakan di Kementerian Diktisaintek. Informasi yang diperoleh mengenai parameter penilaian skema Resona dan Tera akan menjadi modal penting bagi universitas dalam mengarahkan para peneliti di lingkungan Undhira agar lebih kompetitif secara nasional.

Langkah ini sejalan dengan visi Universitas Dhyana Pura untuk terus meningkatkan klasterisasi riset melalui perolehan hibah-hibah prestisius. Pasca kegiatan di Jakarta ini, LPPM Undhira direncanakan akan segera melakukan diseminasi internal kepada seluruh dosen untuk menyelaraskan proposal penelitian tahun mendatang dengan standar yang ditetapkan dalam skema Resona dan Tera Saintek.

Komitmen Diseminasi IPTEKS

Kehadiran dalam repertoar ini menegaskan komitmen Undhira untuk tetap berada di garis depan dalam pemutakhiran informasi kebijakan sains dan teknologi nasional. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai skema Resona dan Tera, LPPM Undhira optimis dapat memfasilitasi lahirnya inovasi-inovasi unggul yang berdampak signifikan pada kemajuan ipteks di Indonesia. Pertemuan yang berlangsung sepanjang hari tersebut diakhiri dengan sesi konsultasi teknis mengenai integrasi sistem pelaporan riset yang lebih transparan dan berbasis output digital.

Perkuat Peluang Hibah Nasional, LPPM Undhira Hadiri Repertoar Skema Resona dan Tera Saintek di Kementerian Diktisaintek