BALI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Jumat, 19 Desember 2025. Mengingat efisiensi dan jangkauan partisipasi, kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform pertemuan virtual dan diikuti oleh puluhan dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Undhira.

Kegiatan ini merupakan langkah proaktif LPPM dalam mempersiapkan para dosen menghadapi siklus pendanaan hibah penelitian dan pengabdian tahun anggaran mendatang, baik di tingkat internal maupun nasional melalui skema Kemendikbudristek.

Fokus pada Kualitas dan Relevansi

Penyelenggaraan coaching clinic ini difokuskan pada pembedahan kriteria penilaian proposal yang ditetapkan oleh reviewer nasional. Para dosen mendapatkan panduan komprehensif mengenai pemilihan topik yang orisinal, penyusunan metodologi yang kuat, hingga sinkronisasi antara rencana anggaran biaya dengan luaran yang dijanjikan.

Pihak LPPM dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa keberhasilan perolehan hibah sangat bergantung pada kemampuan dosen dalam menyelaraskan rencana penelitian dengan Rencana Induk Penelitian (RIP) institusi serta isu-isu strategis nasional. Melalui pendampingan ini, diharapkan kualitas proposal yang diajukan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kejelasan manfaat bagi masyarakat luas.

Pendampingan Intensif Secara Virtual

Meski dilaksanakan secara daring, antusiasme para dosen tetap tinggi. Sesi ini memungkinkan adanya diskusi interaktif antara peserta dan narasumber mengenai kendala teknis maupun substansi yang sering dihadapi dalam penyusunan usulan. Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan antara lain:

  1. Strategi Penulisan:Teknik merumuskan urgensi penelitian agar menarik perhatian reviewer.
  2. PKM Inovatif:Cara menyusun program pengabdian masyarakat yang berbasis pada kebutuhan riil mitra dan memiliki keberlanjutan.
  3. Kesesuaian Administrasi:Ketelitian dalam memenuhi persyaratan administrasi pada sistem BIMA yang sering kali menjadi penggugur pertama dalam seleksi.

Target Capaian Institusi

Kegiatan ini ditutup dengan target agar terjadi peningkatan signifikan pada jumlah proposal yang lolos pendanaan di tahun 2026. LPPM Undhira berkomitmen untuk terus mengawal proses ini dari tahap ide hingga pengunggahan akhir dokumen ke sistem.

Dengan terlaksananya coaching clinic ini, Universitas Dhyana Pura optimis dapat memperkuat posisi dalam klasterisasi perguruan tinggi berbasis riset dan memperluas kontribusi nyata para akademisinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Tingkatkan Kualitas Usulan Hibah, LPPM Undhira Gelar Coaching Clinic Proposal Penelitian dan PKM Secara Daring