Denpasar, 13 Juni 2025 — Dalam rangka mendorong hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan paten yang telah dikantongi oleh para peneliti, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) mengadakan audiensi resmi dengan UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Tim LPPM Undhira diterima secara langsung oleh Kepala UPTD, Apt. Ni Wayan Desi Ariani, S.Si., M.Si., bersama jajaran staf teknis. Audiensi yang berlangsung hangat ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama dalam hilirisasi hasil riset dan produk inovasi berbasis herbal/tradisional yang telah memperoleh status paten granted. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai skema kerja sama, mulai dari pengujian mutu dan keamanan produk hasil riset, pendampingan proses sertifikasi produk tradisional, hingga dukungan uji laboratorium sebagai syarat peluncuran produk ke pasar. “Kami memiliki sejumlah paten yang potensial untuk dikembangkan secara komersial, namun memerlukan validasi dan pengujian dari lembaga berkompeten seperti UPTD ini. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjembatani riset dengan kebutuhan industri serta regulasi,” ujar perwakilan LPPM Undhira. Sementara itu, Kepala UPTD menyambut baik inisiatif dari LPPM Undhira dan menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi riset dan laboratorium pengujian untuk meningkatkan kualitas produk berbasis bahan alam secara ilmiah dan terstandar. Audiensi ini juga menjadi langkah awal menuju kerja sama formal dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), yang diharapkan dapat mengakselerasi transfer teknologi dan memperkuat ekosistem riset terapan di Provinsi Bali. Dengan adanya sinergi ini, LPPM Universitas Dhyana Pura optimis bahwa inovasi dan hasil penelitian para dosen tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui produk yang aman, teruji, dan berdaya saing tinggi.

LPPM Universitas Dhyana Pura Lakukan Audiensi Strategis Hilirisasi Riset dengan UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Bali