BADUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar kegiatan Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Senin (29/6/2026). Kegiatan yang ditujukan bagi para Ketua Program Studi (Prodi) dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN (Kasubag PKM KKN) LPPM Undhira, Putu Indah Lestari. Dalam sambutan pembukaannya, Putu Indah Lestari menyampaikan bahwa KKN tahun ini menuntut kesiapan administrasi dan koordinasi yang lebih matang agar pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan bahwa sinergi antara LPPM, Program Studi, dan DPL merupakan kunci utama demi mencapai kesuksesan dalam pelaksanaan KKN. Melalui kegiatan sosialisasi ini, LPPM Undhira berkomitmen untuk menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh pihak yang terlibat, khususnya terkait penerapan beberapa pembaruan pada sistem digital yang mulai diimplementasikan pada tahun ini. Agenda utama dalam sosialisasi ini berfokus pada dua hal krusial, yaitu Integrasi sistem KKN pada SIISTA Student yang memperkenalkan fitur-fitur terbaru yang lebih integratif guna mempermudah mahasiswa dalam pelaporan administrasi, absensi digital, hingga pemantauan progres program KKN secara real-time, serta pemantapan sistem koordinasi dengan DPL antara lain alur komunikasi, standarisasi penilaian, dan mekanisme pembimbingan yang lebih adaptif untuk memastikan output KKN berjalan sesuai target mutu institusi. Selain penguatan teknis, LPPM Undhira menekankan bahwa pelaksanaan KKN Tahun 2026 ini wajib diintegrasikan dengan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Program kerja mahasiswa di lapangan diarahkan untuk menyasar poin-poin krusial SDGs, di antaranya SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui program bimbingan belajar atau literasi di desa, SDGs Poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi kesehatan masyarakat, serta SDGs Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pendampingan UMKM digital di desa mitra.
Integrasi pada SIISTA Student dirancang untuk meningkatkan efisiensi administrasi mahasiswa selama mengikuti KKN sekaligus mendukung SDGs Poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui digitalisasi kampus. Sistem ini kini dilengkapi dengan fitur pelaporan berbasis digital yang lebih integratif, memudahkan mahasiswa dalam mengunggah logbook harian, laporan progres, hingga pencatatan absensi secara real-time. Selain digitalisasi sistem mahasiswa, LPPM Undhira juga memaparkan mekanisme koordinasi yang diperbarui bagi para Dosen Pembimbing Lapangan. Alur pembimbingan, standarisasi instrumen penilaian, hingga penanganan kendala di lapangan kini diatur dalam sistem komunikasi yang lebih terstruktur. Hal ini menjadi perwujudan SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) guna membangun kolaborasi yang kuat antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat lokal.
Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, LPPM Universitas Dhyana Pura berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu tata kelola KKN. Integrasi teknologi melalui SIISTA, penguatan peran DPL, dan fokus orientasi program pada target-target SDGs diharapkan mampu mengawal para mahasiswa Undhira dalam menjalankan program-program inovatif dan solutif yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan masyarakat global.